Raket Nyamuk sumber api kebakaran gudang gas

 

Di seluruh Indonesia beberapa hari ini di guyur hujan yang deras, dan dimana-mana terjadi banjir yang menggenang. Namun ternyata tetap saja terjadi kebakaran dan kali ini di sebabkan dari kelalaian manusia itu sendiri.

 Image
Ilustrasi Kebakaran

Kebakaran baru saja terjadi di daerah Pekan Baru tepatnya  Jalan Paus Ujung, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru, Riau yaitu di salah satu Gudang Gas besar di Pekanbaru . Sebuah Gudang yang berisi penuh dengan tabung gas LPG serta penyimpanan minyak yang mengakibatkan kebakaran besar serta ledakan hebat akibat dari kelalaian anak pemilik gudang gas tersebut.

Bagaimana Kronologi kebakaran tersebut ? dan bagaimana kita menghindari hal semacam ini ?
berikut ini silahkan simak penjelasannya

Raket Nyamuk Penyebab Kebakaran Gudang Gas

Sebuah Peristiwa kebakaran naas terjadi di Pekanbaru di salah satu tempat penyimpanan puluhan tabung gas. Peristiwa ini terjadi karena kelalaian anak mereka Riska yang sedang bermain dengan raket nyamuk di sekitar ruko penyimpanan gas .
Dan sang raket nyamuk sang anak tidak sengaja mengenai salah satu wadah penampungan BBM jenis premium yang juga terpajang di gudang gas tersebut.
dan dengan cepat api menjalar ke beberapa tabung gas di dalam gudang, api sangat cepat merambat karena kepanikan sang istri yang tanpa sengaja menjatuhkan 1 derigen BBM yang membuat sang istri mengalami luka bakar parah.

Api baru berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setelah usaha dan kerjasama pemadam dilakukan selama lebih dari satu setengah jam. Sebelum terjadi kebakaran hebat itu, warga sekitar sempat mendengar suara ledakan cukup keras. Ada sebanyak 12 unit mobil Damkar yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran ini.

Dan dari kelalaian tersebut 1 keluarga (H Taufik,Sopiyanti dan sang anak Riska) mengalami luka bakar dan harus dirawat di rumah sakit. Kerugian akibat kebakaran ini pun di prediksi lebih dari 1 Milyar rupiah

Nah, Dari peristiwa di atas kita dapat menyimpulkan salah satu penyebab kebakaran adalah faktor kelalaian manusia itu sendiri.

Berikut ini adalah hal yang harus Anda lakukan bila mengalami / mencegah kebakaran seperti ini

Jangan Panik     

 Image

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menenangkan diri, karena kepanikan hanya akan menyusahkan kita dan menyebabkan kita tidak tahu harus melakukan apa untuk melakukan penyelamatan pertama.
Terlihat dari peristiwa kebakaran diatas sang istri panik dan akhirnya malah memperparah kebakaran dengan menumpahkan BBM yang menyebabkan dirinya mengalami luka bakar parah

Jauhkan Benda Yang Mudah Terbakar

 Image
Raket Nyamuk Penyebab Api Kebakaran
Ada baiknya selalu jauhkan benda-benda yang dapat memicu api jauh dari bahan-bahan yang mudah terbakar. Dan sediakan alat pemadam api ringan di area tersebut, dengan alat pemadam api Anda bisa mencegah api bertambah besar yang menghanguskan material berharga Anda.

Awasi Kelalaian Anak

Sebagai orang tua kita harus mengajarkan anak kita agar tidak bermain api, atau bermain hal-hal yang dapat menyebabkan api. Dari peristiwa diatas kita lihat sang anak yang lepas pengawasan orang tua tidak sengaja membuat kebakaran yang begitu besar hanya karena bermain raket nyamuk, hanya karena raket nyamuk yang merugikan sampai dengan 1 Milyar rupiah.
Jadi selalu waspada kebakaran, sediakan alat pemadam api dirumah, ketahui cara pemakaian alat pemadam api dan catat nomor telepon pemadam kebakaran untuk persiapan bila terjadi kebakaran yang tiba-tiba.

About these ads
Explore posts in the same categories: Informasi Berita Kebakaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: